Detail Cantuman Kembali
pengaruh penambahan timah (Pb) pada pengecoran Flange Pipa Ballast kapal berbahan dasar kuningan (CuZn)
Kemajuan industri memberikan manfaat besar bagi kehidupan manusia, namun juga memicu polusi lingkungan akibat limbah industri, termasuk yang memengaruhi material seperti timah (Pb). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan timah (Pb) terhadap paduan kuningan (CuZn) terhadap sifat mekanik dan ketahanan korosi flange pipa ballast kapal, dengan mempertimbangkan keunggulan timah dalam meningkatkan fluiditas logam cair dan mempermudah proses pengecoran. Penelitian menggunakan metode sand casting dengan cetakan lempung, sementara proses peleburan dilakukan menggunakan tungku krusibel yang dipanaskan dengan cutting gas LPG untuk mencairkan paduan CuZn dan Pb. Variasi komposisi paduan yang digunakan meliputi 95% CuZn–5% Pb, 90% CuZn–10% Pb, dan 85% CuZn–15% Pb. Pengujian dilakukan untuk mengukur kekerasan, ketangguhan benturan (impact), dan ketahanan korosi, serta untuk mengamati struktur mikro material melalui metalografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesimen A (95% CuZn–5% Pb) memiliki sifat mekanik terbaik, dengan kekerasan dan ketangguhan benturan tertinggi serta ketahanan korosi yang optimal, seperti ditunjukkan oleh penurunan berat minimal setelah 100 hari dalam lingkungan air laut. Sebaliknya, spesimen B (90% CuZn–10% Pb) memiliki ketangguhan benturan terendah. Penelitian ini menyatakan bahwa paduan CuZn-Pb dengan kandungan Pb rendah lebih optimal untuk menghasilkan flange dengan sifat mekanik dan ketahanan korosi yang baik. Namun, peningkatan kadar Pb tetap memberikan manfaat tambahan, seperti peningkatan fluiditas logam cair dan kualitas permukaan hasil pengecoran.
622.25.20 And p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2025
Surabaya
xiii, 73 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







